Kondisi ini berlangsung selama beberapa hari, dan perlahan menghilang. Namun ketika itu muncul bercak merah di bagian putih mata Naufal.
"Awalnya sedikit, tapi kok makin lama makin melebar dan merahnya itu bukan kayak merah biasa, kayak merah darah kental gitu," kisahnya ketika dihubungi detikHealth, Kamis (21/12/2017).
Di situlah Chana memutuskan untuk segera membawa Naufal berobat ke sebuah klinik di bilangan Ujung Menteng, Jakarta Timur pada tanggal 5 Desember silam. Menurut keterangan sang dokter, bola mata Naufal dinyatakan mengalami perdarahan karena selaput darah matanya robek.
"Waktu itu dokternya juga nanya anaknya sering main gadget ya bu? Aku bilang iya, trus dokter bilang nah itu penyebabnya," lanjut ibu dua anak tersebut.
Sang dokter menambahkan, pendarahan di bola mata Naufal disebabkan oleh terlalu seringnya mata Naufal kontak dengan radiasi gadget.
Oleh sang dokter, Naufal diberi obat antibiotik untuk demam dan obat mata. Selain itu mata Naufal juga diperban.
"Karena kata dokter lebih baik untuk seminggu ke depan matanya diistirahatkan dulu. Jangan difungsikan biar cepat sembuh," tambah Chana.





